BBM Melambung, PO Bus Ramai-Ramai Naikkan Harga Tiket

Muhamad Fadli Ramadan
Kenaikan harga tiket diberlakukan Perusahaan Otobus (PO) demi menutup biaya operasional akibat BBM melambung. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) berimbas pada harga tiket bus. Kenaikan harga tiket diberlakukan Perusahaan Otobus (PO) demi menutup biaya operasional.

Diketahui, kenaikan harga tiket untuk bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan AKDP disesuaikan berdasarkan jarak tempuh trayek. Kisaran kenaikan tarif untuk Pulau Jawa berada di angka 10-40 persen, tergantung setiap PO bus.

PO DMI yang memiliki jurusan Jakarta – Wonosobo memberlakukan kenaikan tarif sebesar Rp10.000 sampai Rp20.000 tergatung tipe bus. Ini diungkapkan Aceng, salah seorang sopir bus DMI.

“Iya ada kenaikan tarif muali Rp10.000 sampai Rp20.000. Naik Rp10.000 itu untuk kelas eksekutif dengan bangku 3-2, dan kenaikan Rp20.000 untuk bangku 2-2,” ujar Aceng saat ditemui jurnalis.

Aceng mengatakan kenaikan tarif tersebut masih bisa ditoleransi pengguna transportasi umum. Itu terlihat dari jumlah penumpang yang tak mengalami penurunan.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
7 jam lalu

Harga BBM Pertamina Hari Ini 16 Juli 2026, Ini Rinciannya

1 hari lalu

Harga BBM Pertamina Hari Ini 15 Juli 2026 dari Jenis Pertalite hingga Pertamax

2 hari lalu

Prabowo Beri Harga Khusus BBM untuk Nelayan Kapal 30-200 GT Rp15.000 per Liter

3 hari lalu

Prabowo Kumpulkan Menteri di Hambalang, Instruksikan Harga BBM Khusus buat Nelayan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal