Deretan PO Bus Berdiri Sebelum Indonesia Merdeka, Ada yang Dimulai dari Bengkel Senjata Para Pejuang

Muhamad Fadli Ramadan
Berkat komitmen dan konsistensi, mereka berkembang dan mampu bertahan hingga sekarang. (Foto: Instagram)

PO AKAS Group

AKAS Group merupakan tempat bernaungnya perusahaan otobus yang berasal dari Probolinggo, Jawa Timur. Itu tercipta setelah sang pemilik, H Karman Amat membagi perusahaan kepada keempat anaknya.

AKAS sendiri memiliki kepanjangan Ali Karman Amat Sekeluarga, yang merupakan sebuah PO bus di masa lalu. H Karman merintis usahanya dari membuka bengkel pada 1934, dan uniknya bengkel tersebut juga digunakan untuk mereparasi senjata para pejuang kemerdekaan.

Setelah Indonesia merdeka, fungsi bengkel mengalami perubahan. Pada 1951, H Karman Amat mengoperasikan angkutan truk untuk mengantar penumpang sekaligus mengangkut paket dan surat ke Probolinggo, Sukapura, dan Krucil.

Akhirnya, H Karman mulai mengoperasikan bus milik sendiri yang bodinya terbuat dari kayu dan berbahan bakar bensin. Secara resmi PO AKAS berdiri dengan Akta notaris Sie Kwan Ho No. 11 pada tanggal 23 Maret 1956, dengan bentuk perseroan komanditer (CV).

PO AKAS terus berkembang dengan bertambahnya jumlah armada dan trayek yang dilayaninya juga semakin meningkat. Sehingga dalam pengelolaannya dibagi menjadi AKAS I, AKAS II, AKAS III, dan AKAS IV, dengan trayek yang berbeda bedar.

DAMRI

Berbicara tentang PO tertua, pastinya tak terlepas dari perusahaan transportasi pelat merah satu ini. DAMRI sendiri berdiri pada 1943, pada zaman pendudukan Jepang, yakni Jawa Unyu Zigyosha yang merupakan angkutan barang dengan truk, gerobak atau Cikar, dan Zidosha Sokyoku yang melayani angkutan penumpang dengan kendaraan bermotor atau bus.

Setelah Indonesia merdeka, di bawah pengelolaan Departemen Perhubungan, namanya berubah menjadi Djawatan Angkoetan Motor Repoeblik Indonesia” disingkat DAMRI berdasarkan maklumat Menteri Perhubungan No.01/DAM/46.

Hingga saat ini, DAMRI masih melayani angkuran penumpang jarak dekat atau dalam kota dan antar provinsi. Bahkan, PO DAMRI juga menjadi salah satu yang memiliki izin trayek antar lintas batas negara.

Editor : Ismet Humaedi
Artikel Terkait
Nasional
4 hari lalu

Kemenhub Temukan 2.060 Bus Tak Layak Operasi saat Inspeksi Jelang Lebaran 2026

Megapolitan
15 hari lalu

2 Bus Transjakarta Tabrakan di Jalur Layang Cipulir, Bagian Depan Hancur

Nasional
28 hari lalu

Kemenhub Siapkan Mudik Gratis Bus dan Kereta Api untuk Lebaran 2026

Mobil
1 bulan lalu

Jakarta Makin Hijau! Bus Medium Listrik Dek Tinggi dari INVI Siap Mengaspal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal