Industri Otomotif Lesu, Gaikindo Berharap Produsen Mobil Tidak PHK Karyawan

Muhamad Fadli Ramadan
Gaikindo memastikan belum ada produsen yang melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap karyawannya. (Foto: iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Industri otomotif Indonesia saat ini sedang dalam kondisi mengkhawatirkan. Pada semester pertama 2024 penjualan mobil hanya mencapai 400 ribuan unit. Ini membuat banyak pihak pesimistis bisa mencapai target yang ditetapkan.

Berdasarkan data yang dikelola Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), dalam enam bulan pertama tahun ini, penjualan mobil secara wholesales atau pengiriman dari pabrik ke dealer sebanya 408.012 unit.

Capaian sepanjang Januari-Juni tersebut turun 19,4 persen dibandingkan periode sama tahun lalu yang mencapai 506.427 unit. Kondisi ini juga berpengaruh pada produksi mobil di Tanah Air yang ikut anjlok. 

Pada semester pertama 2024, produksi mobil di Indonesia hanya 561.772 unit, turun 20 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pada 2023, produksi mobil mencapai 702.144 unit.

Jelas kondisi ini memberikan kekhawatiran bagi para pekerja di pabrik-pabrik mobil. Tapi, Gaikindo memastikan belum ada produsen yang melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap karyawannya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
2 hari lalu

Ekspor Daihatsu Tembus 85.000 Unit hingga Agustus 2026, Naik 11 Persen

3 hari lalu

Genjot Penjualan Otomotif, Gaikindo Auto Week Digelar di 10 Kota

4 hari lalu

Dorong Penjualan Kendaraan, Ini Langkah Perusahaan Pembiayaan di Daerah

4 hari lalu

Punya 25 Perjanjian Dagang, Indonesia Bidik Ekspor Otomotif ke Lebih dari 100 Negara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal