Industri Otomotif Lesu, Gaikindo Berharap Produsen Mobil Tidak PHK Karyawan

Muhamad Fadli Ramadan
Gaikindo memastikan belum ada produsen yang melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap karyawannya. (Foto: iNews.id)

Dia berharap dengan gelaran otomotif seperti GIIAS 2024 dapat membangkitkan industri otomotif Indonesia. Selain itu, Gaikindo juga berharap pemerintah kembali menerapkan kebijakan relaksasi pajak seperti di masa pandemi Covid-19.

Meski mengalami penurunan, tapi Nangoi melihat pasar mobil hybrid dan kendaraan listrik murni mengalami peningkatan. Dia memprediksi kedua jenis mobil ini dapat mencapai penjualan 100.000 unit.

"Kalau kita lihat bahwa mobil hybrid sama mobil listrik itu kira-kira akhir tahun bisa mencapai 100 ribu unit. Kalau penjualan kita tembus 1 juta unit, itu sudah 10 persennya kira-kira," ucapnya.

Sebagai informasi, saat ini pemerintah masih terus membahas mengenai insentif mobil hybrid. Selain itu, pemerintah juga diminta untuk membebaskan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) yang dapat menurunkan harga mobil.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Mobil
4 hari lalu

Tembus 12.336 Unit, Penjualan Mobil Daihatsu Februari 2026 Naik 10 Persen

Mobil
10 hari lalu

Agrinas Ungkap Harga Mobil Produksi Dalam Negeri 25 Persen Lebih Mahal dari India, Begini Kata Gaikindo

Makro
11 hari lalu

Ekonom Desak Rencana Impor 105 Ribu Pikap dari India Dibatalkan, Dinilai Ancam Industri Otomotif Nasional

Mobil
11 hari lalu

Butuh 100.500 Unit, Bos Agrinas Sebut Pabrikan Dalam Negeri Hanya Sanggup 45.000 Mobil Pikap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal