Toyota Alphard. (Foto: Dok iNews.id)
Dani M Dahwilani

JAKARTA, iNews.id - Di tengah banyaknya mobil baru diluncurkan, mobil bekas tetap menjadi pilihan bagi sebagian konsumen. Selain harganya lebih murah, banyak pilihan model, dan jika cocok konsumen bisa langsung membawa pulang mobil ke rumah.

Dari sekian banyak model kendaraan ada mobil yang diburu konsumen, namun ketersediaan stoknya terbatas. Mobil apakah itu? 

Bukan mobil murah, tapi mobil yang paling banyak dicari adalah Toyota Alphard. Ini diungkapkan Chief Operating Officer (COO) Mobil88, Sutadi. 

"Konsumen mobil bekas bukan hanya orang dengan uang terbatas. Mereka yang memiliki kantong tebal juga memilih mobil bekas karena lebih mudah dalam pembelian. Namun, nyatanya tidak semua mobil tersedia, karena kendaraan tersebut jarang yang dijual kembali. Salah satunya Toyota Alphard," ujarnya, dalam diskusi dengan Forum Wartawan Otomotif Indonsia (Forwot).

Dia menjelaskan, pasar mobil bekas di masa pandemi Covdi-19 kini terus tumbuh, terutama di segmen kendaraan menengah ke atas. Ini karena konsumen di segmen tersebut sebenarnya bisa mengganti mobil kapan saja.

"Coba beli mobil baru Alphard, mobil ini tidak tersedia tapi harus inden. Demikian juga untuk mobil bekasnya, jarang yang menjual kembali mobil ini karena merupakan kendaraan utama," katanya.

Adapun Harga Toyota Alhphard bekas masih tinggi berkisar Rp700 juta hingga Rp900 juta, tergantung tahun produksi dan tipenya. Bahkan untuk di bawah 5 tahun dengan tipe teratas bisa lebih tinggi.

Untuk warna, dia mengungkapkan, ada tiga warna kendaraan yang banyak dicari konsumen, yaitu hitam, putih dan silver. Ini selaras dengan kendaraan baru, karena mobil bekas adalah turunannya. 

"Ketiga warna tersebut dianggap paling netral. Hitam dan putih saling salip, warna silver bertahan di posisi tiga. Warna silver disukai karena jika kotor tidak terlalu terlihat seperti warna lainnya," ujar Sutadi. 

Sementara warna-warna lain, lanjut Sutadi, cenderung kurang diminati sehingga harganya relatif jatuh. "Warna-warna yang tidak umum, seperti kuning, hijau, biru, merah, cenderung kurang peminat. Ini menjadikan dari segi harga tidak sebaik warna hitam, putih atau silver," katanya.

Namun, bukan berarti mobil di luar tiga warna di atas harganya turun semua. Untuk mobil-mobil tertentu dengan ciri khas atau warga flagship merah atau warna lainnya, justru lebih tinggi. Misal Mazda, warna unggulannya adalah merah ini yang diminati.


Editor : Dani M Dahwilani

BERITA TERKAIT