Intip Orang Paling Berjasa di Balik Bersih dan Kinclongnya Bus di Terminal

Muhamad Fadli Ramadan
Udin, salah satu orang yang menjalani profesi tukang cuci bus di Terminal Pulo Gebang. (Foto: YouTube IchalTraveller)

Udin mengungkapkan ada banyak rekan-rekan seprofesinya sebelum pandemi Covid-19 menghantam Indonesia. Ketika terminal tak beroperasi, Udin dan rekan-rekannya mencoba profesi lain, tapi hanya dirinya dan tujuh orang lain yang kembali menjadi tukang cuci bus.

“Aslinya mah banyak Pak, ada 20 orang. Cuma berhubung terminal sepi, orang-orang alih kerjaan. Sekarang cuma ada tujuh orang. Yang lain ada yang berdagang, ada yang bangunan,” katanya.

Udin menyebutkan dirinya bersama rekan-rekan lain membagi jadwal kerja sesuai dengan kesepakatan bersama. Tak ada yang mengatur jadwal kerja, hanya ada koordinasi dari ormas setempat agar mereka bisa aman bekerja.

“Ada shift-nya Pak, jadi misalnya sekarang saya kerja besok libur. Kalau dulu waktu orangnya banyak ada 20, seminggu shift-nya, seminggu siang, seminggu malem, jadi dari jam 7 Isya sampai jam 7 pagi,” ujarnya.

Editor : Ismet Humaedi
Artikel Terkait
2 bulan lalu

Kemenhub Ancam Sanksi PO Bus yang Tidak Masuk Terminal

2 bulan lalu

16 Penumpang Tewas Terbakar, Begini Sejarah Lahirnya PO Bus ALS di Indonesia

4 bulan lalu

Arus Mudik Lebaran, Terminal Pulo Gebang Mulai Dipadati Pemudik 

7 bulan lalu

Kapolri ke Pengemudi Bus di Terminal Pulo Gebang: Kecepatan Tolong Dijaga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal