Konflik Iran-Israel Ganggu Ekspor Mobil Indonesia? Ini Kata Gaikindo

Muhamad Fadli Ramadan
Ilustrasi ekspor mobil. (Foto: iNews)

"Jadi industri otomotif Indonesia sedang tidak baik-baik saja, karena kami berat, tapi bukan berarti kami akan jatuh terus, tidak," ujarnya.

Keyakinan Nangoi diperkuat dengan hadirnya pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 pada 23 Juli hingga 3 Agustus 2025. Gelaran ini akan dibanjiri brand dari berbagai negara dan menampilkan produk baru untuk memikat masyarakat Indonesia.

"Bulan depan dengan ditopang yang namanya GIIAS, kami harapkan market domestik bisa membaik. Bulan Mei sudah menunjukkan perbaikan, ada peningkatan yang cukup baik dibanding bulan sebelumnya. Mudah-mudahan di bulan Juni akan terus berlanjut peningkatan tersebut," tuturnya.

Sebagai informasi, GIIAS 2025 akan diikuti 63 brand, mulai kendaraan penumpang, roda dua, komersial, dan perusahaan karoseri. Selain itu, ada ratusan industri pendukung yang siap meramaikan ajang tahunan tersebut.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
1 tahun lalu

Penjualan Mobil Lesu, Gaikindo: Pemerintah Butuh Terobosan

1 tahun lalu

Gaikindo Waswas Konflik di Luar Negeri Guncang Industri Otomotif Indonesia

1 tahun lalu

Perang Dunia Ke-3 Terjadi, Gaikindo: Industri Otomotif Bisa Hancur

1 tahun lalu

Pasar Lesu, Gaikindo Belum Ubah Target Penjualan Mobil 850 Ribu Unit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal