Pajak Mobil Baru Nol Persen, Ini yang Dikhawatirkan Pengusaha Kendaraan Bekas

Riyandy Aristyo
Jika harga mobil baru turun lebih dari 20 persen, bisa membuat harga kendaraan bekas yang sudah miring semakin tertekan. (Foto: Antara)

Menurut Budi, jika harga mobil baru turun 10 persen, belum dikatakan mengganggu penjualan mobil bekas karena pedagang sudah lebih dulu menurunkan harga sejak pandemi Covid-19.

"Kami sebelumnya sudah menurunkan harga mobil bekas sejak awal virus corona (Covid-19) melanda Indonesia. Kalau harga mobil baru turunnya tak signifikan, sebenarnya masih menguntungkan kami," kata Budi.

Dia menyebutkan, kebutuhan kendaraan pribadi dirasa penting untuk menghindari penyebaran Covid-19, maka mobil bekas tetap menjadi pilihan. "Orang kan sekarang beli yang murah, yang penting jangan naik kendaraan umum," ujarnya.

Namun, jika harga mobil baru turun lebih dari 20 persen, bisa membuat harga mobil bekas yang sudah miring semakin tertekan. "Dampaknya, harga jual mobil bekas yang sudah turun akan semakin anjlok," katanya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Cara Mengetahui Pajak Progresif Kendaraan, Begini Hitungannya

57 tahun lalu

Tambah Amunisi, Hyundai Siapkan Total 16 Model Mobil di Indonesia

57 tahun lalu

Hyundai Bakal Luncurkan 4 Mobil Baru di GIIAS 2026, Ini Bocorannya

57 tahun lalu

Pasar Makin Terbuka, OLX: Pencarian Mobil Bekas dan Baru Kini Berimbang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal