Penipuan Tiket Bus Merajalela, Perusahaan Otobus dan Penumpang Resah

Dani M Dahwilani
Kasus penipuan tiket bus merajalela membuat perusahaan otobus (PO bus) dan calon penumpang resah. (Foto: iNews.id)

Wakil Direktur PO SAN Kurnia Lesari Adnan (Sari) menjelaskan perusahaan menjadi korban penipuan tiket bus ini. Aksi penipuan banyak terjadi di Google Review, di akun fanbase Facebook PO SAN - SAN Lover - juga di kolom komentar Instagram PO SAN. 

"Di laman SAN Lover misalnya, sering muncul pertanyaan dari netizen, kalau mau pesan tiket PO SAN di mana. Di sinilah penipu masuk, dengan mencantumkan nomor telepon palsu," ujar Sari. 

“Kami sudah mendapatkan 20 kali laporan penipuan dengan total kerugian sebesar Rp15.704.927. Di antaranya ada calon penumpang merugi hingga Rp2,1 juta untuk tiga penumpang yang akan berangkat. Hebatnya, penumpang ini mendapatkan tiket elektronik yang mirip dengan tiket resmi PO SAN,” kata Sari.

Sari menduga, pelaku memiliki tiket resmi PO SAN dan kemudian menirunya. Bagi calon penumpang yang awam tidak bisa membedakan antara tiket resmi dan tiket palsu. Tapi ketika akan naik bus dimanifest tidak tercantum nama calon penupang yang menjadi korban.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
1 bulan lalu

Ini Penjelasan Pramono soal Rencana Transjakarta Pakai Bus Hidrogen

1 bulan lalu

Driver Ojol Ditabrak Bus Kemhan di Jakpus, Berakhir Damai

1 bulan lalu

PLN Dorong Pemprov DKI Adopsi Bus Hidrogen untuk Armada Transjakarta 

3 bulan lalu

Jelang Armuzna, DPR Wanti-Wanti Penyaluran Makanan hingga Bus Jemaah Haji

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal