Perang Harga Ditabuh di GIIAS 2025 hingga APM Menjerit, Tanggapan Gaikindo Mengejutkan

Muhamad Fadli Ramadan
Gelombang perang harga mulai mengguncang industri otomotif Indonesia terlihat dalam pameran GIIAS 2025. (Foto: iNews.id)

Kukuh menilai bahwa kompetisi harga yang tengah berlangsung masih dalam batas wajar. Selama itu tetap sehat dan didukung oleh riset teknologi, justru konsumen yang paling diuntungkan.

"Sejauh itu normal, why not, gitu kan. Ini menguntungkan masyarakat, dan kemudian kalau itu teknologinya juga dibawa ke sini, kita juga dapat. Tapi perlu dicatat ya, bahwa perkembangan persaingan seperti itu enggak akan jalan tanpa adanya R&D," ujar Kukuh.

Di lapangan, kondisi ini memicu respon cepat dari para pemain industri. Misalnya, BYD mengguncang pasar lewat peluncuran Atto 1 seharga mulai Rp195 juta, yang langsung membuat pabrikan lain meracik strategi balasan. Bahkan, Wuling dikabarkan memberikan diskon puluhan juta rupiah untuk lini Air ev dan BinguoEV demi mempertahankan daya saing.

Perang harga telah dimulai—dan bagi konsumen Indonesia, ini adalah awal dari era mobil murah berteknologi tinggi.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
4 hari lalu

19 Brand Kendaraan Bakal Panaskan GIIAS 2026 di Bandung, Cek Deretannya

14 hari lalu

GIIAS Surabaya 2026 Dipanaskan 37 Brand Otomotif, Ada 79 Kendaraan Siap Dijajal

19 hari lalu

Makin Mantap Jadi Mobil Keluarga, STARGAZER Cartenz dan Cartenz X Hadir dengan Harga Baru yang Kompetitif

28 hari lalu

Suzuki XL7 Hybrid Tampil Lebih Tangguh di GIIAS 2026, Gratis Servis hingga 50.000 Km

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal