Tak Banyak yang Tahu, Blue Bird Ternyata Punya Karoseri Sendiri Begini Kiprahnya

Wahyu Sibarani
Semuanya bermula ketika pendiri Big Bird Hj Siti Fatimah Djokosoetono melihat bisnis penyewaan bus berkembang dengan pesat di awal 1980-an. (Foto: ARF Bus Channel)

Dari situlah mereka mulai memahami konstruksi pembuatan kendaran berukuran lebih besar.Kemampuan para tenaga ahli Restu Ibu Pusaka kemudian terdongkrak tinggi. Perlahan-lahan mereka kemudian berani membuat bodi bus sendiri.

Salah satunya mereka praktikkan dengan membuat bodi bus besar pertama bernama Aero Midi. Hebatnya, bodi-bodi bus tersebut tidak eksklusif untuk bus-bus Big Bird.

Restu Ibu Pusaka juga membuka diri bagi Perusahaan Otobus (PO) lain yang ingin menggunakan karya mereka. Aero Midi misalnya pernah dipakai PO Bus Langgeng Jaya yang melayani rute Jakarta -Sukabumi PP.  

Pada 1995, tawaran ke Restu Ibu Pusaka semakin besar. Beberapa PO seperti Damri dan PO-PO yang ada di wilayah Jawa Barat juga ingin merasakan bodi bus kreasi Restu Ibu Pusaka.  

Mereka tertarik dengan bodi bus Galaxy Coach dan Skania buatan Restu Ibu Pusaka. Galayx Coach disukai karena memiliki sudut-sudut bodi bus yang membulat dan jendela samping yang lumayan lebar.

Editor : Ismet Humaedi
Artikel Terkait
8 hari lalu

Gedung Penghubung 7 Moda Transportasi di Bandara Soetta Mulai Dibangun, Target Beroperasi Februari 2027

2 bulan lalu

Ini Penjelasan Pramono soal Rencana Transjakarta Pakai Bus Hidrogen

2 bulan lalu

Driver Ojol Ditabrak Bus Kemhan di Jakpus, Berakhir Damai

2 bulan lalu

PLN Dorong Pemprov DKI Adopsi Bus Hidrogen untuk Armada Transjakarta 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal