Terkait New Normal, Pengamat Sebut Industri Otomotif Butuh Waktu Lama Bangkit

Riyandy Aristyo
Untuk menuju normal, bahkan meningkat, industri otomotif perlu waktu panjang mengingat masyarakat terganggu daya belinya akibat Covid-19. (Foto: iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah akan memberlakukan kebijakan New Normal di tengah pandemi Covid-19. Langkah ini untuk mencegah industri di Indonesia semakin terpuruk, termasuk otomotif.

Pengamat Otomotif, Yannes Martinus Pasaribu mengatakan, saat ini semua pelaku bisnis, termasuk otomotif sudah bleeding. Mereka harus mulai bekerja, memproduksi lagi dan menjual produknya agar bisa menjaga sustainibilitas usaha.

"Untuk menuju normal, bahkan meningkat, perlu waktu panjang, mengingat masyarakat juga sudah terganggu daya belinya akibat kelesuan ekonomi luar biasa gara-gara Covid-19 ini," ujarnya, saat dihubungi iNews.id, Selasa (2/6/2020).

Menurut Yannes, untuk recovery agar berjalan normal butuh waktu sekitar satu triwulan, sedangkan ekonomi masyarakat dan daya belinya butuh lebih panjang agar keuangan mereka siap membeli kendaraan baru.

"Terlepas dari akhir triwulan pertama industri bisa berproduksi normal lagi, dibutuhkan enam bulan hingga delapan bulan bagi masyarakat merecovery keuangan dan daya beli mereka," katanya.
 
Jika daya beli masyarakat sudah membaik, peningkatan pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa mencapai di atas 5-6 persen. Penjualan di sektor otomotif juga dapat meningkat kembali. 

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
2 hari lalu

Penjualan EV Makin Ketat, Intip Deretan Mobil Listrik Terlaris di China Agustus 2026

20 hari lalu

10 Merek Mobil dengan Penjualan Terbanyak di Indonesia Juli 2026: Toyota Kokoh, BYD Rebut 3 Besar

21 hari lalu

Penjualan Mobil Nasional Juli 2026 Tembus 81.115 Unit, Naik 33,3 Persen Dibanding Tahun Lalu

1 bulan lalu

Datang ke GIIAS 2026, Menkeu Purbaya Soroti Peran Industri Otomotif di Indonesia 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal