Transportasi Umum di Indonesia Sulit Dibenahi, Ini Penyebabnya

Muhamad Fadli Ramadan
Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) mengungkapkan tidak mudah membenahi transportasi umum di Indonesia karena sudah terlalu lama dibiarkan. (Foto: Reuters)

JAKARTA, iNews.id - Transportasi umum menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan semua pihak. Ini menjadi salah satu cara untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi dan menjadi solusi mengurangi emisi yang menjadi isu polusi udara di kota-kota besar.

Wakil Ketua Pemberdayan dan Pengembangan Wilayah Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat Djoko Setijowarno mengatakan, tidak mudah membenahi transportasi umum di Indonesia. Menurutnya, angkutan umum yang ada di Tanah Air sudah terlalu lama dibiarkan tidak berkembang.

Djoko memberikan contoh angkutan umum di Semarang, seperti Bus Trans Semarang yang beroperasi pada 2009. Transportasi kota ini baru berjalan setelah 5 tahun direncanakan sejak 2005, usai dilakukan kajian, perencanaan, sosialisasi, hingga pengalokasian anggaran.

"Semua itu membutuhkan proses dan melibatkan semua pihak yang berkepentingan. Itu pun Program BTS (Buy The Service) hingga sekarang masih harus dilakukan proses penyempurnaan agar mendapatkan model yang tepat dalam mengelola angkutan umum bersubsidi di Indonesia," kata Djoko dalam keterangan persnya, Senin (8/7/2024).

Menurutnya, penyediaan layanan BTS di berbagai kota juga tidak instan. Sejumlah kota yang telah merintis sejak 2017, baru bisa aktif beroperasi pada 2020. Ini masih membutuhkan penyempurnaan agar lebih efisien dalam prosesnya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Megapolitan
11 hari lalu

Pramono Ancam Sanksi ASN yang Bandel Tak Naik Transportasi Umum Tiap Rabu

Megapolitan
15 hari lalu

Hore! Pramono akan Gratiskan Transportasi Umum di Jakarta saat Idulfitri

Nasional
1 bulan lalu

Daftar Lengkap Stimulus Ekonomi Lebaran 2026, Diskon Tiket Pesawat hingga Bantuan Pangan

Nasional
2 bulan lalu

Jumlah Penumpang Angkutan Umum Periode Nataru Tembus 21,46 Juta Orang, Melesat 12,48 Persen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal