Usulan Pajak Nol Persen Ditolak, Honda Berharap Penjualan Mobil Kembali Naik

Dani M Dahwilani
Penjualan mobil baru sempat melambat akibat konsumen menahan pembelian kendaraan menunggu pajak nol persen. (Foto: Honda)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah memutuskan menolak usulan pajak nol persen bagi mobil baru. Keputusan ini membuat produsen mobil di Indonesia bernapas lega.

Salah satunya Honda. Mereka berharap konsumen yang sebelumnya menahan membeli kendaraan baru karena menunggu keputusan pajak nol persen segera merealisasikan pembelian.

"Atas keputusan pemerintah ini, konsumen yang menunggu pajak (nol persen) bisa beli mobil. Mereka di antaranya sudah booking tinggal mendealkan saja," ujar Business Innovation and Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor (HPM), Yusak Billy dalam video conference di Jakarta.

Dia mencatat sedikitnya 30 persen konsumen menahan pembelian mobil baru menunggu keputusan pajak nol persen. Kondisi ini membuat penjualan pada Oktober melambat dibanding bulan sebelumnya.

"Penjualan kendaraan dalam empat bulan terakhir hingga September terus tumbuh. Namun, kembali melambat selain karena sempat ada PSBB dan demo UU Cipta Kerja, juga karena wacana pajak nol persen yang membuat penjualan turun sekitar 30 persen," katanya.

Billy menilai keputusan penolakan pajak mobil baru nol persen sudah dipertimbangkan matang pemerintah. Ini menyangkut makro ekonomi jangka panjang dan kepentingan industri otomotif, termasuk pelaku usaha mobil bekas dan perusahaan pembiayaan kendaraan yang selama ini mendukung penjualan mobil.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Mobil
28 hari lalu

Deretan Mobil Baru Meluncur di IIMS 2026, Perang Harga dan Teknologi Bikin Pengunjung Galau

Mobil
1 bulan lalu

Intip Deretan Mobil Bakal Meluncur di IIMS 2026 dari Penyegaran hingga World Premiere

Nasional
2 bulan lalu

Korlantas Targetkan Seluruh Mobil Baru Wajib Pakai e-BPKB Mulai 2027

Mobil
2 bulan lalu

Akhir Tahun Jadi Penyelamat, Penjualan Mobil 2025 Tembus 833 Ribu Unit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal