Ibu Baru Melahirkan di Aceh Besar Dirujuk ke Banda Aceh, Diangkut dengan Perahu Nelayan

Antara
Ilustrasi perahu nelayan. (Foto: Istimewa)

"Retensio plasenta ari-arinya tidak lahir. Kalau ari-arinya tidak lahir memang harus dirujuk, karena di puskesmas kurang fasilitas," ujarnya.

Misriadi menyampaikan dari Pulau Aceh untuk saat ini memang tidak ada kapal khusus. Akibatnya, pasien harus dibawa menggunakan perahu (boat) nelayan. Perjalanannya membutuhkan waktu sekitar 90 menit.

"Selama ini pasien rujukan selalu dibawa dengan perahu nelayan karena tidak ada angkutan khusus hingga hari ini," kata Misriadi.

Bahkan, ketika warga Pulau Aceh meninggal dunia di Kota Banda Aceh, selama ini jenazahnya juga dibawa pulang menggunakan perahu nelayan dengan membayar sewa lebih kurang Rp3 juta.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
18 hari lalu

Gempa Terkini M 4,5 Guncang Sabang, Getaran Dirasakan hingga Banda Aceh 

31 hari lalu

Eks Kepala Inspektorat Banda Aceh Diperiksa Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

1 bulan lalu

Perahu Hancur usai Hantam Kayu di Perairan Jembrana, 1 Nelayan Hilang 2 Selamat

2 bulan lalu

Perahu Nelayan Karam Dihantam Ombak di Pantai Pancer Puger Jember, 4 ABK Selamat

2 bulan lalu

Perahu Nelayan Hancur Dihantam Ombak di Pantai Paseban Jember, 1 Tewas 3 Hilang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal