Jelang Semester Baru, Pembersihan Sekolah di Pidie Jaya hingga Aceh Tamiang Dikebut

Tim iNews.id
Prajurit TNI dikerahkan membersihkan gedung sekolah terdampak bencana di Pidie Jaya. (Foto: ist)

Pemerintah menyiapkan tenda darurat sebagai ruang kelas sementara untuk sekolah yang rusak berat.

Berdasarkan data pemerintah, terdapat 3.700 sekolah terdampak bencana di Sumatra, dengan 3.100 di antaranya mengalami kerusakan berat. Fokus utama pemerintah saat ini adalah melakukan percepatan pembersihan sekolah yang masih tertimbun material sisa bencana.

Bertalian dengan itu, pemerintah juga menyiapkan tiga skenario kegiatan belajar mengajar (KBM) bagi siswa dan guru di sekolah terdampak bencana. Tiga skenario itu dibagi berdasarkan waktu, yaitu masa tanggap darurat (0-3 bulan), masa tansisi (3-12 bulan), dan masa pemulihan (1-3 tahun).

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menegaskan metode pembelajaran akan sangat adaptif terhadap kondisi di lapangan.

“Metode pembelajaran bersifat fleksibel dan adaptif, termasuk pengembangan bahan belajar darurat,” ujar Abdul Mu’ti dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (30/12/2025). 

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
8 bulan lalu

1.138 Praja IPDN Dikerahkan ke Aceh Tamiang Bantu Bersihkan Kantor Terdampak Banjir

8 bulan lalu

UGM Kirim 7 Batch Tim Medis hingga Bangun 100 Huntara di Aceh Utara

15 hari lalu

Copot Bendera Bulan Bintang, 2 Prajurit TNI Diganjar Kenaikan Pangkat Luar Biasa

1 bulan lalu

Terobos Medan Terjal, TNI Kirim 2 Ton Bantuan Atasi Krisis Pangan di Papua Tengah

1 bulan lalu

Hacker Peretas Ratusan Website Universitas hingga Perusahaan Ditangkap, Akses Data Dijual

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal