Kerajaan Aceh: Sejarah, Masa Kejayaan, Masa Keruntuhan

Ami Heppy S
Nisan peninggalan Kerajaan Aceh (Foto: Kemendikbud)

Sejarah

Menurut H.J. De Graaf, Kerajaan Aceh merupakan hasil penyatuan dari dua kerajaan kecil, yaitu Lamuri dan Aceh Darul Kamal yang awalnya tidak pernah rukun serta selalu bermusuhan.
Pada akhir abad ke-15, pusat Kerajaan Lamuri dipindahkan ke Mahkota Alam (sekarang Kuta Alam), karena adanya serangan dari Pidie. 

Sejak itu, Lamuri lebih dikenal sebagai Kerajaan Mahkota Alam, mengikuti nama ibu kotanya.

Dalam Hikayat Aceh, pertentangan antara Mahkota Alam dan Darul Kamal berakhir setelah Makota Alam yang saat itu dipimpin oleh Sultan Syamsu Syah menjodohkan putranya, Ali Mughayat Syah, dengan putri Raja Darul Kamal.
Kemudian diceritakan bahwa pasukan Mahkota Alam melakukan penyerangan terhadap Darul Kamal saat arak-arakan pengantaran mas kawin.

Akibatnya, para pembesar Darul Kamal termasuk Sultan Muzaffar Syah tewas terbunuh.

Setelahnya, Sultan Syamsu Syah menjadi penguasa atas dua kerajaan. Pada 1516, putranya, Ali Mughayat Syah, naik tahta dan memindahkan pusat kerajaannya ke Daruddunia (Banda Aceh sekarang). 

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
15 hari lalu

Polda Sumut Gagalkan Penyelundupan Sabu 244 Kg, 9 Tersangka Ditangkap

26 hari lalu

Sjamsul Kahar Tutup Usia, Tokoh Pers Aceh Sekaligus Ayah Wamenkomdigi Nezar Patria

30 hari lalu

Gempa Hari Ini Guncang Nagan Raya Aceh, Cek Kekuatan Magnitudonya

2 bulan lalu

Viral 2 Pelajar SMA di Bener Meriah Berkelahi, Teman-Temannya malah Menonton

2 bulan lalu

Tragedi Pohon Tumbang Timpa Mobil Pikap di Pidie Aceh, Ini Daftar Nama 12 Korban

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal