Sultanah Nahrasiyah, Perempuan Islam Pertama yang Berkuasa di Asia Tenggara

Avirista Midaada
Sultanah Nahrasiyah, perempuan Islam pertama yang berkuasa di Asia Tenggara (Hanataturi/Wikipedia)

JAKARTA, iNews.id - Nama Ratu Sultanah Nahrasiyah mungkin masih asing bagi orang awam. Namanya tak sementereng penguasa lainnya seperti Airlangga, Jayabaya, Hayam Wuruk, hingga Raden Patah.

Tetapi sosok ini begitu istimewa dalam sejarah pergerakan pemimpin perempuan di Nusantara. 

Sultanah Nahrasiyah merupakan penguasa Kesultanan Samudera Pasai yang naik tahta menggantikan ayahnya. Namun ada versi lain yang menyatakan bahwa Nahrasiyah merupakan istri dari sang raja yang meninggal. 

Di mana sebelum Sultanah Nahrasiyah bertahta, kerajaan dijabat oleh Sultan Zain al-Abidin Malik az-Zahir, yang tak lain ayah kandung dari Sultanah Nahrasiyah.

Namun saat menjabat sebagai raja itulah sang ayah tewas dibunuh oleh Raja Nakur, sebagaimana dikisahkan pada buku "Perempuan - Perempuan Tangguh Penguasa Tanah Jawa" dari Krishna Bayu Adji dan Sri Wintala Achmad. 

Catatan Ying Yai Sheng Lan menguatkan adanya pemimpin perempuan muslim pertama di nusantara. Dimana saat itu Raja Samudera Pasai yang diserang oleh Raja Nakur, tewas setelah terkena panah beracun.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kisah Pengkhianatan Gajah Mada ke Sumpahnya Sendiri ketika Serang Kesultanan Samudra Pasai

57 tahun lalu

Deretan Kerajaan Islam di Indonesia

57 tahun lalu

Samudera Pasai, Kerajaan Islam Pertama di Nusantara yang Kuasai Perdagangan Internasional

57 tahun lalu

Peninggalan Kerajaan Samudera Pasai, Kerajaan Islam Pertama di Nusantara

57 tahun lalu

Sultanah Nahrasiyah, Sosok Perempuan Penguasa Islam Pertama di Asia Tenggara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal