BBM Langka, Antrean Kendaraan di SPBU Pangkalpinang Mengular

Haryanto
Antrean panjang kendaraan di SPBU di Pangkalpinang akibat BBM langka. (Foto: iNews.id/Haryanto)

PANGKALPINANG, iNews.id - Antrean kendaraan roda dua maupun empat mengular di setiap SPBU di Pangkalpinang dan sekitarnya sejak beberapa hari terakhir. Hal ini diduga akibat pengurangan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) dari Pertamina, sehingga membuat stok cepat habis.

Salah satu pengurus SPBU di Pangkalbalam Pangkalpinang, Ades mengatakan pihaknya mendapatkan pengurangan pasokan yang cukup drastis dari Pertamina.

"Dari Pertamina itu sendiri kendalanya ada di pengiriman tanker. Kuotanya 16 KL terakhir untuk Pertalite, sedangkan Pertamax sudah beberapa hari kosong. Untuk yang solar series ada," katanya.

Menurut Ades, biasanya mereka mendapatkan pasokan 32 KL per hari, namun jumlah itu berkurang menjadi 24 KL pada Rabu (8/12/2021) dan berkurang lagi menjadi 16 KL sehari setelahnya.

"Kuota dari SPBU turun, tapi kalau kuota dari Pertamina silakan ditanyakan ke Pertamina stok mereka berapa. Kalau di SPBU mengalami penurunan sudah dua hari," kata Ades.

Kondisi ini dikeluhkan warga, sebab mereka kesulitan mendapatkan BBM jenis Pertalite dan Pertamax. Bahkan tak jarang harus pulang dengan tangan kosong meski sudah mengantre berjam-jam. Tak hanya di SPBU, kelangkaan BBM juga terjadi di tingkat pengecer.

"Ngisi Pertamax gak ada begitu pun dengan Pertalite. Sudah keliling ke beberapa SPBU kondisinya sama. Ini sudah terjadi tiga hari di Pangkalpinang," kata Danil, warga Pangkalpinang.

Editor : Ikhsan Firmansyah
Artikel Terkait
2 hari lalu

Minibus Terbakar saat Isi BBM di SPBU Bogor, 1 Orang Terluka

5 hari lalu

Korupsi Alat Operasi RSUD Soekarno Rugikan Negara Rp5,1 Miliar, 3 Tersangka Ditahan

5 hari lalu

Dramatis! Detik-Detik Penangkapan Maling Motor di Pinggir Jalan Bangkalan Terekam Kamera

17 hari lalu

Bahaya Gas Oplosan LPG 3 Kg ke Tabung Portable, Ini Alasannya

21 hari lalu

Tak Terbukti Malapraktik, Dokter Spesialis Anak RSUD Pangkalpinang Divonis Bebas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal