Berkah di Tengah Pandemi, Warga Babel Olah Lidi Nipah Jadi Komoditas Ekspor

Haryanto
Proses penjemuran Lidi Nipah. (Foto : iNews.id/Haryanto)

Sementara, untuk mendapat lidi nipah berkualitas ekspor, petani harus mencarinya jauh dari muara sungai.

"Biasanya kalau lebih jauh dari laut, lidi nipahnya lebih panjang. Sebab, untuk ekspor mereka mau yang ukuran lebih dari satu meter," kata pencari lidi nipah, Budiman, Rabu (16/12/2020).

Secara gotong royong, lidih nipah yang didapat kemudian dibawa ke perkampungan untuk dibersihkan. Selanjutnya, lidi nipah dijemur di bawah terik matahari hingga kering, sebelum dijual ke pengepul.

"Tergantung cuaca, kadang sehari bisa dapat 20 kilo, kadang lebih kadang kurang. Kami jual ke pengepul awalnya Rp4.700, sekarang naik Rp5.000," ujar Budiman.

Budiman adalah salah satu warga di Desa Kota Kapur yang beralih profesi menjadi pencari lidi nipah, setelah perekonomian keluarganya terdampak pandemi Covid-19.

Editor : Ikhsan Firmansyah
Artikel Terkait
2 hari lalu

Korupsi Alat Operasi RSUD Soekarno Rugikan Negara Rp5,1 Miliar, 3 Tersangka Ditahan

3 bulan lalu

Oknum ASN Bakar Kantor Dishub Babel jadi Tersangka, Terancam Dipecat!

3 bulan lalu

Terungkap! ASN Nekat Bakar Kantor Dishub Babel gegara Sakit Hati Tak Naik Pangkat

3 bulan lalu

Detik-Detik Kecelakaan Truk Pupuk Tabrak Motor di Pangkalpinang, 3 Orang Tewas Tertindih

4 bulan lalu

Tambang Timah Ilegal di Hutan Produksi Babel Digerebek, 2 Pemilik Ditangkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal