Gas Elpiji 3 Kilogram Langka di Bangka Barat, Ini Pemicunya

Rizki Ramadhani
Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian Bangka Barat, Aidi. (Foto:iNews.id/Rizki Ramadhani)

Aidi menyatakan pihaknya selalu melakukan pengawasan, sehingga pendistribusian gas bersubsidi tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh pihak yang tak bertanggung jawab. 

"Upaya kami tentu memantau dan membina setiap pangkalan untuk betul-betul menyalurkan gas tersebut kepada yang membutuhkan," ujarnya.

Menurut dia hal tersebut sesuai dengan edaran yang dikeluarkan kementerian perdagangan dan harganya sesuai harga eceran tertinggi (HET) yang sudah ditetapkan.

"Untuk Bangka Barat yang di atas 60 kilometer dari pangkalan, seperti di Kecamatan Mentok Rp18.200 per tabung gas 3 kg. Di kecamatan Parittiga Rp18.100 per tabung," ucapnya. 

Pihaknya, kata dia, bakal mengambil tindakan jika ada pangkalan yang tidak mengindahkan peraturan pendistribusian gas elpiji subsidi ke masyarakat. 

"Bila ada yang menjual tidak sesuai dengan peruntukannya, pangkalan bakal di data. Untuk agennya kami imbau dapat memberikan sanksi apabila pangkalan tidak mengindahkan aturany ang ada," ucapnya. 

Editor : Ikhsan Firmansyah
Artikel Terkait
18 hari lalu

Iwan Bule Semangati Anak-Anak Pengungsi Gempa NTT, Pastikan Bantuan Tersalurkan

1 bulan lalu

Korupsi Alat Operasi RSUD Soekarno Rugikan Negara Rp5,1 Miliar, 3 Tersangka Ditahan

2 bulan lalu

Bahaya Gas Oplosan LPG 3 Kg ke Tabung Portable, Ini Alasannya

2 bulan lalu

Pemkab Bangka Barat Siapkan APBD 2027, Fokus Transformasi Ekonomi dan Tata Kelola

2 bulan lalu

BBM Langka di Sejumlah SPBU Medan dan Deli Serdang, Antrean Kendaraan Mengular

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal