Korban Maafkan Pelaku, Kasus Penganiayaan Dihentikan dengan Restorative Justice

Rachmat Kurniawan
Polres Bangka Tengah menghentikan kasus penganiayaan di Desa Terentang setelah korban memaafkan dua pelaku. (Foto: Rachmat Kurniawan)

BANGKA TENGAH, iNews.id - Polres Bangka Tengah menerapkan restorative justice dalam kasus penganiayaan. Korban penganiayaan telah memaafkan kedua pelaku setelah melakukan mediasi.

Korban adalah AN, warga Desa Terentang III, Kecamatan Koba. Dia dipertemukan dengan dua pelaku, NM dan RT di Polres Bangka Tengah, Kamis (2/6/2022).

"Betul, kemaren kita lakukan upaya RJ kepada dua pelaku penganiayaan yakni NM dan RT. Keduanya merupakan warga satu desa dengan korban," ujar Kasat Reskrim Polres Bangka Tengah AKP Wawan Suryadinata, Jumat (3/6/2022).

Wawan mengatakan, dalam kasus penganiayaan ini, NM dan RT ditahan di Polres Bangka Tengah. Keduanya dijerat Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan usai dilaporkan korban AN pada 28 Mei 2022.

Polisi lalu memutuskan untuk melakukan mediasi antara korban dengan pelaku dan keluarganya sebelum melanjutkan langkah hukum.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
5 hari lalu

2 Pelaku Penganiayaan di Luwu Ditangkap Polisi, Korban Ditebas Samurai hingga Luka Parah

9 hari lalu

Viral Pertengkaran Emak-Emak di Bangkalan Berujung Penganiayaan di Depan Anak

9 hari lalu

Kakek di Sampang Pukul Tetangga Pakai Linggis hingga Tewas, Diduga Dendam soal Ilmu Hitam

14 hari lalu

Taufik Hidayat Diadili, Sidang Perdana Digelar Tertutup di PN Bandung

19 hari lalu

3 Pelaku Penganiayaan Maut di Basaan Ditangkap di Manado, Diduga Hendak Kabur 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal