Modus Peredaran Uang Palsu di Pangkalpinang, Transfer hingga Top Up di Minimarket

Haryanto
Polres Pangkalpinang mengungkap peredaran uang palsu di Kota Pangkalpinang, Bangka Belitung. Modus pelaku meminta transfer dan top up di minmarket. (Foto: iNews/Haryanto)

Ketiga pelaku lalu diterbangkan dari Jakarta ke Pangkalpinang untuk pemeriksaan.

Dalam pemeriksaan terungkap kalau ketiganya beraksi sejak Juli 2022. Ratusan lembar uang palsu pecahan Rp100.000 itu telah beredar di Pangkalpinang dan sekitarnya.

Modusnya yakni dengan cara transfer rekening atau top up melalui minimarket seperti Indomart dan Alfamart.

"Caranya mereka meminta transfer atau top up di Indomart atau Alfamart ke rekening mereka, lalu dibayar atau diganti dengan uang palsu," tutur kapolres.

Mereka juga menggunakan uang palsu itu untuk belanja makanan, minuman dan rokok di sejumlah tempat.

Para pelaku yang telah ditetapkan sebagai tersangka kini ditahan di Polres Pangkalpinang. Mereka terancam pidana penjara hingga 15 tahun.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
11 hari lalu

Polisi Bongkar Rumah Produksi Uang Palsu Rp1 Miliar di Bandung, Pelaku Kakak Beradik

11 hari lalu

Pengedar Uang Palsu Ditangkap di Pangkalpinang, 163 Lembar Pecahan Rp100.000 Disita

19 hari lalu

Polisi Bongkar Jaringan Uang Palsu Lintas Provinsi di Sidoarjo, 3 Tersangka Ditangkap

20 hari lalu

Polisi Gerebek Rumah Produksi Uang Palsu di Solo, Pecahan Rp50.000 dan Rp100.000 Disita

24 hari lalu

Berawal dari COD HP Rp4,5 Juta, Polisi Bongkar Sindikat Pengedar Uang Palsu di Semarang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal