"Akhirnya setelah 40 hari baru saya bisa menemui anak saya. Ternyata saraf matanya itu sudah putus karena tidak diobati sama sekali," katanya.
Dia mengatakan, selama lima tahun terakhir telah mengadukan masalah ini ke penegak hukum hingga pelaku akhirnya dihukum.
Namun dia mengaku belum puas karena memikirkan masa depan anaknya.
Mendapat cerita dari warga, Suganda berinisiatif menghubungi pengacara yang merupakan kerabatnya. Suganda memastikan akan membantu warganya untuk mendapat keadilan.
"Nanti kita coba carikan solusi bagaimana yang bersangkutan hak-haknya bisa dipulihkan kembali," katanya.