Sementara itu, belanja daerah diperkirakan mencapai Rp1.067.774.969.314,31, sehingga terdapat defisit anggaran sebesar Rp264.021.179.855,31. Pemerintah merencanakan defisit tersebut akan ditutup melalui pembiayaan netto dengan nilai yang sama.
Pembiayaan tersebut berasal dari penerimaan pembiayaan yang diproyeksikan sebesar Rp292.709.391.237,31, sedangkan pengeluaran pembiayaan diperkirakan sebesar Rp28.588.211.382.
Markus berharap penyusunan KUA dan PPAS dapat menjadi pedoman bagi seluruh perangkat daerah dalam menyusun program pembangunan yang selaras dengan prioritas daerah, provinsi, maupun nasional.
Pembangunan disesuaikan dengan urusan, bidang kewenangan serta tugas dan fungsi perangkat daerah yang melaksanakan program dan kegiatan yang memiliki korelasi dengan pencapaian prioritas dan sasaran pembangunan provinsi dan nasional, pencapaian target indikator makro serta indikator sasaran yang ditetapkan oleh Kabupaten Bangka Barat.
"Harapannya, dengan hasil evaluasi terhadap perencanaan pembangunan di tahun 2027 ini, pelaksanaan pembangunan dapat lebih terarah dan terkendali sehingga sasaran pembangunan daerah yang telah ditetapkan dapat tercapai demi kemajuan Bangka Barat," ucapnya.
Ketua DPRD Bangka Barat, Badri Syamsu, mengatakan pembahasan Rancangan KUA dan PPAS APBD Tahun Anggaran 2027 selanjutnya akan menjadi agenda bersama antara DPRD dan Pemerintah Kabupaten Bangka Barat melalui Badan Anggaran DPRD.
"Yang jelas, tadi kan kita sudah sama-sama mengikuti paripurna penyampaian KUA PPAS Tahun 2027 yang mana nantinya KUA PPAS tersebut akan dibahas antara pemerintah daerah, eksekutif, dan juga DPRD, yaitu legislatif," katanya.
Menurutnya, pembahasan tersebut diharapkan dapat berjalan sesuai jadwal dengan dukungan penuh dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
"Nantinya akan dibahas di badan anggaran. Kita berharap waktu pembahasannya, kepada seluruh tim TAPD untuk dapat hadir dan seluruh kepala OPD-nya agar nantinya ini kan bisa berjalan dengan baik sesuai dengan perencanaan kita berkaitan KUA PPAS tersebut," ujarnya.