Tahun 2024, Sudah 39 Kasus Karhutla di Bangka Barat

Oma Kisma
Karhutla di kawasan Wisata Alam Bukit Kukus Kecamatan Mentok Bangka Barat. (Foto:iNews.id/Oma Kisma)

“Penanganannya secara tim. Tahun 2024, Bangka Barat masih urutan kedua setelah Bangka Selatan jumlah titik api dan frekuensi karhutla," ujarnya. 

Menurut dia kawasan hutan yang menjadi langganan kebakaran setiap tahun adalah di sekitar Bukit Menumbing Kecamatan Mentok. Penyebab kebakaran dikarenakan aktivitas masyarakat yang kurang berhati-hati saat membuka lahan dengan cara dibakar.

"Di Mentok paling banyak kawasan Menumbing. Mulai dari The Bukit, Bukit Kukus, arah Tanjung Ular. Di sana itu banyak lahan dan masih banyak aktivitas masyarakat seperti membuka lahan dan lainnya," ujarnya. 

Untuk mencegah kebakaran terjadi dan meluas, kata dia, pihaknya sudah memberikan pelatihan kepada para Barisan Relawan Pemadam Kebakaran (Balakar) yang ada di setiap desa se-Bangka Barat. 

"Balakar sudah kami bekali dan akan kami aktifkan menjelang musim kemarau panjang. Dengan adanya Balakar kita dapat mengatasi kondisi awal terjadinya kebakaran, sehingga dapat diantisipasi lebih cepat," ucapnya. 

Sidarta mengimbau seluruh masyarakat Bangka Barat, khususnya yang tinggal di dekat hutan dan lahan untuk tidak membuka lahan pertanian dengan cara dibakar.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak membuka lahan pertanian dengan cara dibakar, karena api sangat sulit dikendalikan pada kondisi cuaca panas saat ini dan angin kencang," katanya.

Editor : Ikhsan Firmansyah
Artikel Terkait
1 hari lalu

Palangka Raya Dikepung Kabut Asap! Kebakaran Lahan Gambut Meluas 20 Hektare

2 hari lalu

Penampakan dari Udara Kebakaran 6 Hektare Lahan Gambut, Asap Tebal Selimuti Palangka Raya

2 hari lalu

Karhutla Meluas di Palangka Raya, 6 Hektare Lahan Gambut Terbakar

4 hari lalu

Kebakaran Lahan di Pulang Pisau Kembali Meluas, Pemadaman Terkendala Air

19 hari lalu

Pemkab Bangka Barat Siapkan APBD 2027, Fokus Transformasi Ekonomi dan Tata Kelola

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal