Viral Puluhan Burung Dijebak Jaring dan Dibiarkan Mati, BKSDA Turun Tangan

Haryanto
Tim gabungan menurunkan perangkap jaring burung di perempatan lampu merah, Kota Pangkalpinang, Babel, Sabtu (13/2/2012). (Foto: iNews.id/Haryanto)

"Sepertinya ini jaring dipasang belum sampai satu minggu," ujarnya.

Tujuh ekor burung yang berhasil diselamatkan kemudian dilepaskan di lokasi tersebut. Sementara pelaku hingga kini belum terungkap identitasnya. Alobi Foundation yang mengecam keras aksi itu meminta pihak berwajib mengambil tindakan.

"Semoga ini tidak terjadi lagi karena bisa kita bilang ini cara membunuh yang sangat sadis. Karena burung dibiarkan terkena perangkap jaring dan dibiarkan mati di bawah terik matahari di Pangkalpinang beberapa hari ini," kata Ketua Alobi Foundation, Langka Sani.

Dia menuturkan, pihak berwajib bisa membuka CCTV yang terpasang di perempatan lampu merah tersebut untuk membongkar si pelaku.

"Mereka (burung) ini sudah lama ada di sini. Mereka bertengger di tali listrik untuk tidur di malam hari. Kami berharap pihak berwajib dapat melanjutkan kasus ini. Siapa yang memasang dan apa motifnya," ucapnya.

Sebelumnya, video dan foto burung-burung yang dijebak dengan jaring serta dibiarkan mati di bawah sinar terik matahari, viral di media sosial. Lokasinya tepat di perempatan lampu merah dekat Masjid Jamik Pangkalpinang, Babel. 

Banyak pihak yang mengecam aksi keji itu. Namun hingga kini belum ada tindakan konkret dari Pemkot Pangkalpinang untuk persoalan tersebut.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
13 hari lalu

Pilu! Induk Orangutan Luka Bakar Ditemukan Bersama Bayinya di Tengah Karhutla Kalteng

13 hari lalu

Paus Raksasa 8 Meter Ditemukan Mati di Hutan Bakau Inhil, Beratnya 4 Ton

17 hari lalu

Viral Pengemudi Dikepung Massa hingga Mobil Dirusak di Sarolangun, Ternyata Ini Awal Masalahnya

21 hari lalu

Pengedar Uang Palsu Ditangkap di Pangkalpinang, 163 Lembar Pecahan Rp100.000 Disita

25 hari lalu

Viral Gajah Zidan Dirantai 3 Tahun di Kebun Binatang Bukittinggi, BKSDA Sumbar Buka Suara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal