Viral Puluhan Burung Dijebak Jaring dan Dibiarkan Mati, BKSDA Turun Tangan

Haryanto
Tim gabungan menurunkan perangkap jaring burung di perempatan lampu merah, Kota Pangkalpinang, Babel, Sabtu (13/2/2012). (Foto: iNews.id/Haryanto)

PANGKALPINANG, iNews.id - Pascaviralnya video perangkap jaring burung di Kota Pangkalpinang, Bangka Belitung (Babel), Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) bersama Animal Lovers Bangka Island (Alobi) Foundation turun tangan melepas alat yang dipasang oknum tidak bertanggung jawab itu, Sabtu (13/2/2021). Dalam jaring itu ditemukan puluhan burung mati karena dibiarkan lama di bawah terik sinar matahari.

Tim dari BKSDA Sumatra Selatan (Sumsel) menurunkan jaring yang dipasang membentang jalan di perempatan lampu merah, dekat Masjid Jamik Pangkalpinang, Sabtu (13/2/2021). Petugas Satpol PP Provinsi Bangka Belitung dan Pemadam Kebakaran (Damkar) juga dilibatkan untuk melepas perangkap jaring itu.

Sebanyak 20 ekor burung yang terjerat jaring didapati dalam keadaan mati dan tujuh di antaranya masih hidup. 

"Untuk sementara ini ada 20 ekor yang mati. Kalau ini dibiarkan akan banyak mati, karena burung di sini ada banyak, bahkan ribuan," kata Kepala Resort Konservasi Wilayah Bangka, Septian Wiguna.

Pihaknya menyayangkan aksi yang menyebabkan banyak burung mati tersebut. Septian menduga, ada pihak yang merasa terganggu dengan kotoran burung yang berceceran di jalan. Ini mengingat ada ribuan burung jenis layang-layang tidur saat malam hari di lokasi tempat jaring dipasang.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
5 hari lalu

Viral! Duel Siswi SMPN 7 Jember, Saling Jambak hingga Gelut di Tanah

5 hari lalu

Viral! Warga Bandung Keluhkan Kegaduhan Aktivitas di Lapangan Padel, Satpol PP Tegur Pengelola

11 hari lalu

Viral! Truk Ugal-ugalan Bergoyang di Jembatan Suramadu, Polisi Buru Sopir dan Perekam Video

12 hari lalu

Viral! Ruang Kelas SDN 2 Taman Endah Lampung Timur Rusak Parah, Kondisi Memprihatinkan

18 hari lalu

Viral Anak Pejabat Gayo Lues Suka Flexing, Berujung Sang Ayah Mundur dari Jabatan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal