7 Hari Besar Keagamaan Hindu, Bukan Hanya Nyepi dan Galungan 

Afgiani Purwaningtias
Ada 7 hari besar keagamaan Hindu. (Foto: Antara)

5. Hari Raya Saraswati

Hari Raya Saraswati merupakan hari penting umat Hindu, khususnya bagi siswa sekolah dan yang menggeluti dunia pendidikan. Umat Hindu mempercayai hari Saraswati adalah turunnya ilmu pengetahuan yang suci kepada umat manusia untuk kemakmuran, kemajuan, perdamaian, dan meningkatkan keberadaban umat manusia. 

Hari Raya Saraswati biasanya diperingati setiap enam bulan sekali, tepatnya pada hari Saniscara Umanis wuku Watugunung. Hari ray aini merupakan hari Pawedalan Sang Hyang Aji Saraswati yang jatuh pada tiap-tiap hari Saniscara Umanis wuku Watugunung. Karena pada hari itu umat Hindu merayakan hari penting itu. Terutama para pamong dan siswa-siswa khususnya serta pengabdi ilmu pengetahuan. 

6. Hari Raya Banyu Pinaruh

Banyu Pinaruh dilaksanakan sehari setelah hari raya Saraswati. Hari Raya Banyu Pinaruh merupakan upacara yang bertujuan untuk pembersihan dan kesucian diri.

Prosesi ini memiliki makna untuk membersihkan kegelapan pikiran yang melekat pada tubuh manusia, dengan Asuci Laksana yang dilaksanakan pada pagi hari. Momen Banyu Pinaruh ini menjadi kesempatan selain untuk membersihkan diri juga untuk menenangkan pikiran. 

7. Hari Raya Pagerwesi

Hari Raya Pagerwesi yaitu hari raya besar umat Hindu paling awal dalam penanggalan kalender Bali berdasarkan wuku atau pawukon yaitu pada wuku Sinta. Hari raya ini jika dibandingkan dalam kalender masehi maka setelah 4 hari melaksanakan hari raya Saraswati. 

Hari besar keagamaan Hindu ini merupakan Rerahinan Gumi yang artinya saat tersebut dirayakan oleh semua umat Hindu, tetapi tentunya dalam pelaksanaannya tergantung dari desa (tempat), kala (waktu), patra (keadaan) setempat, sehingga perayaan disesuaikan, apakah perayaan yang nistaning utama (kecil dan utama) ataupun utamaning utama (besar dan utama). 

Itulah 7 hari besar keagamaan Hindu berdasarkan kalender suku dan kalender hindu.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mengenal Makna Simbol Surya Majapahit, Benarkah Lambang Kerajaan?

57 tahun lalu

Mengenal Dinasti Sanjaya dan Sailendra, Penguasa Kerajaan Mataram Kuno

57 tahun lalu

13 Kerajaan Hindu Buddha di Indonesia, Nomor 3 Dipimpin Seorang Ratu Terkenal Tegas

57 tahun lalu

Sampaikan Pantun untuk Ganjar, PHDI Sebut Gaya Kepemimpinannya Mirip Jokowi

57 tahun lalu

Viral Zanzabella Dilarang Ibadah di Candi Ijo, Ini Kata PHBI Sleman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal