DENPASAR, iNews.id - Ahli virus atau virologi dari Universitas Udayana Bali I Gusti Ngurah Kade Mahardika menyebut virus SARS Cov-2 akan bermutasi. Mutasi virus bisa menimbulkan dua kemungkinan, yakni virus yang lebih ganas atau tidak ganas.
"Mutasi pasti akan terjadi pada virus. Peluangnya ada dua, menjadi ganas dan tidak ganas," kata Mahardika dalam diskusi daring bertema "Belajar dari India, Tingkatkan Kepatuhan Protokol Kesehatan Sekarang Juga", Jumat (30/4/2021).
Dia mengatakan, mutasi virus SARS CoV-2 yang terjadi di India juga ditemukan di sebelas negara lainnya. Dia berharap mutasi virus tersebut di Indonesia tidak menjadi virus yang semakin ganas.
"Harapan saya virus itu bermutasi menjadi tidak ganas, jangan sebaliknya," ujarnya.
Mewaspadai mutasi virus tersebut, dia menyarankan masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat. Selain itu program vaksinasi lebih dipercepat.