Ahli Virus Udayana Ingatkan SARS Cov-2 Bisa Bermutasi Jadi Lebih Ganas

Antara
Virus SARS Cov-2 akan bermutasi (Foto: Ilustrasi/Pixabay)

"Pertama, kerumunan masa harus dihindari. Kedua, pemerintah segera mempercepat coverage vaksinasinya sehingga pandemi segera berlalu," ucapnya.

Melonjaknya kasus Covid-19 di India menurutnya juga karena euforia vaksinasi yang masih terlalu dini. Hal tersebut yang kemudian memicu terjadinya tsunami Covid-19

"Mudah-mudahan tidak terjadi di Indonesia karena vaksinasi di Indonesia masih sekitar 2,5 persen. Jadi jangan ada euforia vaksin," ucapnya.

Dia mengingatkan jika masyarakat abai terhadap protokol kesehatan maka dapat membuka potensi kenaikan kasus aktif dan akhirnya akan diikuti dengan angka kematian.

"Ketika ada kenaikan kasus maka akan diikuti letupan angka kematian, persis seperti yang terjadi di India saat ini," katanya.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

WNA India Ditemukan Tewas di Ruang Detensi Imigrasi Surabaya jelang Deportasi

57 tahun lalu

Sosok Irjen Kalingga Rendra Raharja, Diberi Amanah Baru Jadi Kapolda NTB

57 tahun lalu

Polda Bali Gerebek Markas Judi Online WNA India di Tabanan, Omzet Rp8 Miliar Per Bulan

57 tahun lalu

Terungkap! Pasien Terpapar Virus Super Flu Meninggal di Bandung Punya Komorbid

57 tahun lalu

10 Warga Jabar Terpapar Virus Super Flu, Terdeteksi sejak Agustus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal