"Kami mendapat telepon dari 110 ada masyarakat pingsan dan langsung lakukan penanganan awal," ujarnya, Rabu (14/10/2026).
Setelah memeriksa kondisi warga tersebut, petugas mengetahui bahwa yang bersangkutan memiliki riwayat penyakit epilepsi. Karena membutuhkan penanganan lebih lanjut, korban kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Bali Med Jembrana.
"Hasil pemeriksaan, yang bersangkutan punya riwayat epilepsi. Setelah penanganan awal kami rujuk ke rumah sakit," katanya.
Menurutnya, warga tersebut juga mengalami kelelahan setelah mengantre BBM sejak dini hari.
"Masyarakat tersebut kelelahan kelelahan karena sudah mengantre sejak pukul 04.00 dini hari," ucapnya.