Arak Bali Terbuat dari Apa? Bahan Baku dan Prosesnya Masih Tradisional

Reza Yunanto
Arak Bali Terbuat dari Apa? (Foto: YouTube Tuak Bali)

Proses Pembuatan Arak Bali

Pembuatan arak Bali umumnya dilakukan secara tradisional. Bahan baku arak yakni nira yang telah disadap dari pohon kelapa, enau, atau lontar ditampung dalam wadah yang disebut tong berukuran 80-90 liter. 

Sadapan nira itu didiamkan dalam beberapa waktu hingga menghasilkan rasa kecut.

Tuak yang terfermentasi itu berikutnya disuling (destilasi) dengan cara merebus menggunakan panci di atas tungku yang menggunakan kayu bakar.

Tuak yang direbus akan menghasilkan uap yang dialirkan melalui bambu ke penampungan berupa tetesan-tetesan arak.

Alat pembuatan arak disebut dengan Pengarakan. Alat tradisional ini mampu menghasilkan alkohol lebih bagus dan tahan lama namun prosesnya membutuhkan waktu yang lama yakni hingga berhari-hari. 

Begitu juga dengan hasilnya. Dari 80 liter nira hanya menghasilkan 10 liter arak.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Perempuan di Gianyar Hilang di Pantai Masceti, Ditemukan Tewas Mengambang di Laut

57 tahun lalu

Geger! Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Tersangkut di Sungai Ayung Ubud Bali

57 tahun lalu

Kemarau Meluas, Bali dan Nusa Tenggara Alami Hari Tanpa Hujan

57 tahun lalu

Pria di Buleleng Oplos LPG Subsidi ke Tabung 12 Kg, Sehari Dapat Rp1 Juta Kini Dipenjara

57 tahun lalu

Warga Gianyar Geger, Pemandu Tamu Ditemukan Tewas dalam Mobil

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal