Atasi Konflik di Papua, Ketum GP Ansor: Jangan Lagi Pendekatan Infrastruktur

Koran SINDO
Abdul Hakim
Ketum GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas. (Foto: Dok. iNews.id

Dia lalu mencontohkan pendekatan yang dilakukan Presiden keempat KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur. Kala itu, Gus Dur setuju dengan perubahan nama Irian Jaya menjadi Papua.

Gus Dur juga mengizinkan pengibaran bendera bintang kejora saat ulang tahun Organisasi Papua Merdeka (OPM). Hanya, bendera bintang kejora yang dikibarkan tidak boleh lebih tinggi dari bendera merah putih.

Menurut Gus Yaqut, bendera bintang kejora yang dipahami dalam perspektif Gus Dur hanya simbol kultural, bukan negara. "Kata Gus Dur waktu itu, bendera OPM, ya sama dengan bendera PSSI lah," ujarnya.

Gus Yaqut pun menyarankan Presiden Jokowi segera datang ke Papua. "Masyarakat Papua itu ramah dan merasa nyaman berada dalam pangkuan NKRI. Yang ingin merdeka itu hanya OPM," katanya.

Di sisi lain dia meminta seluruh masyarakat ikut membantu menjaga kondusivitas suasana. Kepada seluruh kader Ansor dan Banser dia juga menginstruksikan untuk selalu menghormati keberagaman.

"Kita tidak ingin apa yg terjadi di Papua terjadi di tempat lain. Jangan terpancing, jangan terprovokasi. Sebab itu kita harus saling menghargai dan menghormarti terhadap sesama, mulai dari keyakinan, agama, budaya, adat istiadat, suku, maupun ras. Kita itu satu, Indonesia. Semua boleh tinggal di mana saja, tapi hormati budaya dan keyakinan di mana kita tinggal. Itulah esensi dari peribahasa 'Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung'. Ini harus kita pegang teguh," kata Gus Yaqut.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
22 hari lalu

Gempa Hari Ini Guncang Biak Numfor Papua, Cek Kekuatan Magnitudonya!

27 hari lalu

Senjata Api Ilegal Diduga Akan Diselundupkan ke Papua Dibongkar Polisi, 3 Orang Ditangkap

1 bulan lalu

Optimalkan WPPNRI 717, Yulianus Rumboisano Dorong Tuna Sirip Biru Jadi Penopang PAD Papua

1 bulan lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 5,3 Guncang Sarmi Papua Siang Ini

1 bulan lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 5,5 Guncang Sarmi Papua

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal