Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gus Ipul Geram Cak Imin Sebut NU Terpuruk Dipimpin Alumni HMI: Memprihatinkan
Advertisement . Scroll to see content

Mensos Tegaskan Data Desil Tak Sesuai Kondisi Bisa Diperbaiki, Ini Caranya

Rabu, 02 September 2026 - 15:53:00 WIB
Mensos Tegaskan Data Desil Tak Sesuai Kondisi Bisa Diperbaiki, Ini Caranya
Mensos Saifullah Yusuf atau Gus Ipul (foto: Binti Mufarida)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul buka suara soal banyaknya keluhan warga terkait peringkat desil dalam data penerima bantuan sosial (bansos) yang tidak sesuai kondisi ekonomi sebenarnya. Gus Ipul mengatakan, terdapat berbagai faktor yang menyebabkan kondisi di lapangan tidak selalu sesuai dengan data yang tercatat.

“Iya mungkin ya masih masih kita perlu pendalaman lagi ya karena ada berbagai tantangan di bawah itu ya, di tingkat masyarakat tadi ya. Ada yang karena KTP-nya digunakan oleh orang lain atau oleh keluarganya ya. Yang kedua juga mungkin mereka belum bisa katakanlah menyampaikan di forum-forum desa gitu kan," katanya di kantor Kemensos, Jakarta, Rabu (2/9/2026).

"Banyak sebab-sebabnya yang kita harus proaktif untuk membantu masyarakat memperbaiki data itu,” ujar Gus Ipul.

Dia menegaskan, masyarakat memiliki kesempatan untuk mengoreksi maupun memperbaiki data yang tidak sesuai. Pemerintah membuka sejumlah saluran agar masyarakat dapat berpartisipasi dalam proses pemutakhiran data. Saluran tersebut antara lain melalui WhatsApp Center, Command Center, aplikasi Cek Bansos, maupun pemerintah daerah, khususnya pemerintah desa.

Menurut Gus Ipul, di tingkat desa juga telah tersedia operator data yang menggunakan aplikasi SIKS-NG. Data tersebut kemudian dapat diteruskan secara berjenjang mulai dari dinas sosial kabupaten/kota, provinsi, hingga Kementerian Sosial dan selanjutnya ke Badan Pusat Statistik (BPS).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut