JEMBRANA, iNews.id - Pasokan bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Jembrana, Bali, belum mampu memenuhi tingginya permintaan masyarakat. Di tengah keterlambatan distribusi, stok Pertalite sebanyak delapan ton habis terjual dalam hitungan jam sehingga warga kembali menghadapi ketidakpastian untuk mendapatkan bahan bakar.
Kondisi tersebut terlihat di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) pada Kamis (15/10/2026) pagi. Di SPBU 54.822.03, Jalan Ngurah Rai, Negara, pasokan BBM belum tiba meski antrean kendaraan sudah mengular sejak Rabu (14/10/2026) sore.
Ratusan pengendara sepeda motor dan mobil bertahan menunggu kedatangan pasokan. Antrean bahkan mencapai sekitar satu kilometer. Sejumlah warga terpaksa menginap di SPBU karena kendaraan mereka kehabisan bahan bakar.
"Belum ada kepastian, saya menunggu sampai BBM datang," kata Agus salah satu warga yang ikut mengantre.
Kekosongan BBM di SPBU tersebut terjadi sejak Rabu siang dan mencakup seluruh jenis bahan bakar, baik bersubsidi maupun nonsubsidi.