Bocah di Buleleng Meninggal Digigit Anjing Rabies, Terlambat Diberi VAR

Pande Wismaya
Bocah perempuan usia 5 tahun di Buleleng meninggal setelah digigit anjing rabies. (Foto : Pande Wismaya)

Suyasa menjelaskan, kasus gigitan anjing di Buleleng sangat banyak. Tiap bulan ada seratusan kasus gigitan anjing di Buleleng sehingga sampai Juni 2023 ini jumlahnya mencapai 600 kasus.

"Hampir 600-an dalam enam bulan ini," kata Suyasa.

Menurut Suyasa jika dibandingkan tahun lalu, kasus rabies yang berujung dengan kematian lebih banyak jumlahnya. Pada 2022 ada 13 kasus meninggal akibat gigitan anjing rabies.

Pemkab Buleleng telah melakukan upaya vaksinasi terhadap ribuan populasi anjing.

"Vaksinasi ini sudah 36.000 lebih anjing dari populasi 80.000 anjing," katanya.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
4 hari lalu

Respons Ni Luh Djelantik soal Viral Klub Lari di Bali Diduga Tolak WNI: Ini Tanah Kami!

8 hari lalu

Gempa Hari Ini Guncang Kuta Selatan Bali, Cek Magnitudo dan Pusatnya

12 hari lalu

Isak Tangis Sambut Jenazah Angelica Warga Tegal Tewas Dibunuh WN Singapura di Bali

12 hari lalu

Tak Terima Cinta Diputus, WNA Singapura Cekik Pacar hingga Tewas di Denpasar Bali

14 hari lalu

Miris! SD di Gianyar Bali Ini Tak Dapat Satu Pun Murid Baru

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal