Sementara uang-uang cetakan lama diprioritaskan untuk dihancurkan. Penghancuran uang tidak akan mengurangi nilai uang beredar karena diganti dengan cetakan baru.
Salah satu pejabat bank besar di Guangzhou kepada Caixin mengungkapkan, petugas bank akan menanyakan nasabah yang hendak menabung dari mana uang mereka berasal. Namun, tak ada jaminan untuk memilah uang yang berisiko atau tidak dengan benar.
"Sulit sekali untuk memastikan langkah ini bisa benar-benar efektif," katanya.
Deputi Gubernur PBOC Fan Yifei mengatakan, bank sentral telah menyuntikkan likuiditas sebesar 600 miliar yuan ke dalam sistem keuangan China dalam satu bulan terakhir.
Yifei menyebut, PBOC akan terus menambah pasokan uang tunai untuk membantu perekonomian di tengah wabah virus korona dan perang dagang dengan AS.