DPRD Badung Mulai Bahas Raperda Perlindungan dan Penertiban Hewan Penular Rabies

Anindita Trinoviana
DPRD Badung kini tengah membahas Raperda tentang Perlindungan dan Penertiban Hewan Penular Rabies. (Foto: dok DPRD Badung)

Menurutnya, masalah tersebut tidak hanya tentang kesehatan masyarakat, namun juga masalah ekonomi yaitu dampak citra kesehatan masyarakat yang tidak cukup terjamin dari ancaman HPR yang berpemilik, namun tidak diberi perlakuan kepemilikan.

Sementara, Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti menyampaikan kehadiran raperda ini sebagai upaya untuk memperluas pengaturan yang tidak hanya terhadap HPR, tetapi juga penanganan pasca terjadinya kasus gigitan HPR.

“Dengan adanya raperda ini, kita berharap bahwa tidak hanya ditangani oleh Dinas Kesehatan, tetapi hewannya (HPR) ditangani oleh Dinas Peternakan, kemudian orangnya (yang kena gigitan HPR) nanti ditangani oleh Dinas Kesehatan,” ucapnya usai sidang paripurna.

Dia pun menyoroti dua obyek wisata di Badung yang terdapat hewan dengan potensi HPR, yakni Uluwatu dan Sangeh, sehingga peran dari kehadiran Raperda HPR menjadi sangat vital untuk menjaga wisatawan yang berkunjung.

“Ada dua obyek wisata kita yang agak rentan dengan rabies, yakni Uluwatu dan Sangeh. Jangan sampai wisatawan komplain tidak ada penanganan yang jelas. Inilah kami di dewan dorong eksekutif untuk lahirkan perda ini,” tutur politi asal Kuta tersebut. 

Editor : Anindita Trinoviana
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Angkat Potensi Olahan Lokal, Pemkab Kotabaru Gelar Lomba Masak Serba Ikan

57 tahun lalu

BRI Siapkan Dana Rp500 Miliar untuk Buyback Saham, Tegaskan Prospek Pertumbuhan Jangka Panjang

57 tahun lalu

Fundamental Tetap Solid, BRI Sambut Positif Dukungan terhadap Pasar Modal

57 tahun lalu

Wujudkan Ketahanan Pangan, Bupati Kotabaru Dukung Penuh Program WEFSRID

57 tahun lalu

Ketum Perbanas Tegaskan Fundamental Perbankan Siap Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal