Dugaan Data PeduliLindungi Bocor, Bali Tunda Pembukaan Mal

Aris Wiyanto
Antara
Wagub Bali Cok Ace mengunjungi salah satu mal di Denpasar, Bali, Sabtu (4/9/2021). (Foto: iNews/Aris Wiyanto)

DENPASAR, iNews.id - Pemerintah Provinsi Bali masih menunda pembukaan mal. Pengelola mal juga khawatir dengan data PeduliLindungi yang diduga bocor sehingga rawan pemalsuan.

"Saya belum berani berjanji secara langsung terkait kapan akan dibukanya. Kami terus berupaya agar indikator pendukung menurunnya level 4 di Bali dapat tercapai," ujar Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana di Badung, Sabtu (4/9/2021).

Pria yang akrab disapa Cok Ace ini mengatakan, Bali memberlakukan syarat ketat untuk pembukaan mal seperti provinsi lain yaitu sudah mengikuti vaksinasi.

Terkait dugaan kebocoran data PeduliLindungi, dia meyakini akan ada perbaikan dari pemerintah pusat sehingga pemalsuan sertifikat vaksin atau hasil PCR bisa terdeteksi.

"Itu kan masih di Jakarta. Tentu akan kita benahi," ujarnya.

Sementara itu Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Bali memilih untuk menunda pelaksanaan uji coba aplikasi PeduliLindungi di berbagai mal. Salah satunya karena dugaan kebocoran data tersebut.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
13 hari lalu

Gempa Hari Ini Guncang Kuta Selatan Badung Bali, Cek Kekuatan Magnitudonya!

15 hari lalu

Antre BBM Berjam-jam di Jembrana Bali, Sejumlah Warga Pingsan hingga Dilarikan ke RS

20 hari lalu

Mayat Perempuan Ditemukan dalam Kamar Kos di Gianyar, Polisi Turun Tangan

31 hari lalu

Penumpang KMP Cemerlang 55 Diduga Jatuh ke Laut di Gilimanuk, Masih Dicari Tim SAR

1 bulan lalu

Viral Pria Bertudung Mencuri di Sejumlah Bar dan Restoran di Gianyar, Polisi Turun Tangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal