Gawat, 4.800 Pekerja Migran di Bali Belum Rapid Test Covid-19

Dewi Umaryati
Ilustrasi rapid test (dok iNews.id)

DENPASAR, iNews.id- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali mencatat jumlah pasien positif virus corona karena kasus impor kembali meningkat. Dari 11 kasus baru, sebanyak sembilan orang merupakan kasus impor dan sisanya transmisi lokal.

"Dari 11 kasus positif itu, sembilan di antaranya karena dibawa oleh orang yang punya riwayat perjalanan ke luar negeri atau imported case," kata Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, Dewa Made Indra dalam keterangan kepada media, Senin (18/5/2020) malam.

Menurutnya, kasus impor di Bali banyak berasal dari pekerja migran yang baru pulang. Karena itu Gugus Tugas Covid-19 Bali telah melakukan pendataan ulang para pekerja migran yang tiba di Bali yang belum sempat mengikuti rapid test.

Dari pendataan yang dilakukan Satgas Gotong Royong Covid-19 berbasis desa adat, ada 4.800 pekerja migran yang belum mengikuti rapid test. Mereka umumnya tiba di Bali sebelum 22 Maret 2020.

"Saat itu kita belum rapid test karena memang rapid test kit belum ada," ujarnya.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
3 hari lalu

Perempuan Bali Tewas di Pantai Purnama Gianyar, Diduga Jatuh ke Laut saat Ritual Melukat

9 hari lalu

World Encounter Summit 2026 di Bali, Tokoh Dunia Bahas Dampak AI Bagi Kemanusiaan

12 hari lalu

Eks Tentara Rusia Diadili Kasus Racik Narkoba Rp43,8 Miliar di Villa Bali

14 hari lalu

WNA Polandia Hilang di Pantai Tembles Jembrana, Diduga Terseret Arus saat Berenang

14 hari lalu

2 WNI Tewas Kecelakaan di Guyana, Keluarga di Jembrana Tunggu Kepulangan Jenazah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal