Gegara Tato dan Tindik, 360 Sekuriti Bandara Ngurah Rai Terancam Putus Kontrak

Chusna Mohammad
Ratusan sekuriti Bandara Ngurah Rai Bali terancam diputus kontrak karena memiliki tato dan tindik di tubuh. (Foto: Antara)

Dia berharap manajemen meninjau ulang persyaratan itu sehingga kontraknya bisa diperpanjang. "Karena dampaknya tentu kepada keluarga kami semua," ujarnya. 

Dikonfirmasi terpisah, Stakeholder Relation Manager PT Angkasa Pura I Bandara Ngurah Rai Taufan Yudhistira mengatakan, kontrak kerja para sekuriti itu akan habis pada 31 Desember 2021.

Dengan begitu, mereka harus melakukan seleksi ulang untuk mendapatkan kontrak baru mulai 1 Januari 2022. "Jadi mereka harus seleksi ulang, tidak bisa langsung diperpanjang," katanya. 

Taufan menjelaskan, aturan tidak boleh bertato dan bertindik tidak diberlakukan untuk seleksi ulang, tapi bagi rekrutmen baru.

"Sehingga sekuriti yang bekerja saat ini tetap bisa mengikuti seleksi ulang dan hasilnya bergantung dari hasil tes," ujarnya.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
2 hari lalu

Perempuan Bali Tewas di Pantai Purnama Gianyar, Diduga Jatuh ke Laut saat Ritual Melukat

8 hari lalu

World Encounter Summit 2026 di Bali, Tokoh Dunia Bahas Dampak AI Bagi Kemanusiaan

11 hari lalu

Eks Tentara Rusia Diadili Kasus Racik Narkoba Rp43,8 Miliar di Villa Bali

13 hari lalu

WNA Polandia Hilang di Pantai Tembles Jembrana, Diduga Terseret Arus saat Berenang

13 hari lalu

2 WNI Tewas Kecelakaan di Guyana, Keluarga di Jembrana Tunggu Kepulangan Jenazah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal