Hadiri Gathering, Sekda Badung Dorong Penguatan Modal Petani

Rizqa Leony Putri
Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri Gathering Dinas Pertanian dan Pangan. (Foto: dok Pemkab Badung)

Kadis Pertanian dan Pangan Badung I Wayan Wijana menjelaskan, tantangan sektor pertanian kedepan sangat berat. Badung sebagai daerah pertanian dan pariwisata, alih fungsi lahan menjadi tantangan.

Selain itu, tingkat kesuburan tanah mengalami penurunan akibat penggunaan pupuk kimia, disamping SDM petani rata-rata umur 60 tahun dan sulit merubah mindset petani. Dinas Pertanian dan Pangan pun mengaku tengah membutuhkan dukungan SDM.

Pada pemaparan laporan kinerja tahun 2023, pihaknya turut menyampaikan capaian kinerja dinas pertanian mencapai 84 persen serapan anggaran, meningkat tahun lalu hanya 80 persen. Upaya peningkatan kualitas pelayanan, sudah mulai membuat ruang arsip yang baik, memperbaiki gedung satker di Kuta Selatan, pengadaan mobil URC, drone pertanian.

Tak hanya itu, telah dilakukan juga pengembangan lahan cabai seluas 15 hektare, bawang merah 2 hektare, jagung 5 hektare, kedelai 300 hektare, dan padi 260 hektare. Kemudian, juga penyaluran bantuan pascapanen dan pembelian alat panen otomatis.

Pada bidang peternakan,  I Wayan Wijana mengatakan bahwa pihaknya menata Sentra Ternak Sobangan, menyebarkan bibit babi hampir 1.200 ekor, sapi 360 ekor, ayam petelur 2.000 ekor. Perkebunan agro techno park sudah mulai jalan kunjungan sudah banyak, menyebarkan bibit kopi 10.000 kepada masyarakat petani.

Selanjutnya, di bidang pangan 2023, dilaksanakan gerakan pangan murah dan tahun ini akan dilanjutkan setiap bulan di desa-desa. Lebih lanjut dijelaskan, mulai 2023 telah diadakan cadangan beras 140 ton kerja sama dengan bulog, menggalakkan program watanabe dan sibertani.

Sementara itu, untuk prasarana pertanian, menyerahkan 234 alat pertanian. Bidang kesehatan hewan, dengan program vaksinasi rabies dan badung tertinggi di bali, serta memperhatikan shelter anjing. "Kami juga sebagai satu satunya dinas pertanian dan pangan yang memiliki klinik hewan di Indonesia, bertujuan memperluas cakupan vaksinasi dan pelayanan kesehatan hewan,"  katanya.

Editor : Rizqa Leony Putri
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Angkat Potensi Olahan Lokal, Pemkab Kotabaru Gelar Lomba Masak Serba Ikan

57 tahun lalu

BRI Siapkan Dana Rp500 Miliar untuk Buyback Saham, Tegaskan Prospek Pertumbuhan Jangka Panjang

57 tahun lalu

Fundamental Tetap Solid, BRI Sambut Positif Dukungan terhadap Pasar Modal

57 tahun lalu

Wujudkan Ketahanan Pangan, Bupati Kotabaru Dukung Penuh Program WEFSRID

57 tahun lalu

Ketum Perbanas Tegaskan Fundamental Perbankan Siap Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal