Kamar Mayat Penuh, Ini Imbauan PHDI untuk Pemakaman Warga Bali yang Meninggal

Antara
RSUD Wangaya mendirikan tenda darurat untuk menampung jenazah yang dititipkan akibat kamar jenazah telah penuh.(Foto: iNews/Indira Arri)

DENPASAR, iNews.id - Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) mengeluarkan surat imbauan penanganan jenazah di tengah pandemi Covid-19. Sejumlah rumah sakit mengalami penumpukan jenazah akibat meningkatnya kematian.

Surat bernomor 078/PHDI-Bali/VIII/2021 tertanggal 13 Agustus 2021 itu ditujukan kepada Gubernur Bali, Majelis Desa Adat dan Ketua PHDI se-kabupaten/kota di Bali.

"Belakangan ini di Bali masih terus terjadi peningkatan kasus penularan Covid-19 yang tinggi serta pasien rumah sakit yang meninggal juga semakin banyak," kata Ketua PHDI Bali I Gusti Ngurah Sudiana, Minggu (16/8/2021).

Pemakaman jenazah Covid-19. (Foto: dok iNews.id)

Dalam surat itu disebutkan, penyebab  jumlah jenazah mengalami penumpukan karena para keluarga menitipkan jenazah keluarganya di rumah sakit sambil menunggu waktu yang baik untuk melaksanakan upacara Ngaben. 

Akibatnya beberapa rumah sakit mengaku kelebihan kapasitas (overload) karena tempat penyimpanan jenazah telah penuh.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

ASN Bangkalan yang Tewas di Parkiran Bandara Juanda Dimakamkan, Keluarga Bantah Hamil

57 tahun lalu

Perempuan di Gianyar Hilang di Pantai Masceti, Ditemukan Tewas Mengambang di Laut

57 tahun lalu

Geger! Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Tersangkut di Sungai Ayung Ubud Bali

57 tahun lalu

Kemarau Meluas, Bali dan Nusa Tenggara Alami Hari Tanpa Hujan

57 tahun lalu

Warga Labura Diduga Tewas Dianiaya, Keluarga Bawa Jenazah ke Polsek Minta Keadilan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal