Kemenkes Periksa 16 Sampel Suspect Virus Korona dari Bali

Antara
Ruang isolasi pasien suspect virus korona. (Foto: Antara)

Yurianto menegaskan, pemerintah Indonesia tidak sembarang mengambil spesimen pada orang-orang yang tidak memiliki gejala ataupun tidak memiliki riwayat perjalanan ke daerah berpotensi penularan.

Menurut Yurianto, hal itu dilakukan sesuai dengan protokol yang disyaratkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam penanganan penyakit baru.

Sebanyak 112 sampel itu diambil dari 41 rumah sakit di 21 provinsi yang ada di Indonesia. Paling banyak spesimen yang diambil berasal dari DKI Jakarta, yaitu 29 sampel, Bali 16 sampel, Jawa Tengah 10 sampel, Kepulauan Riau 10 sampel, Jawa Barat 8 sampel, Jawa Timur 10 sampel, Banten 5 sampel, Sulawesi Utara 6 sampel, Yogyakarta 3 sampel, Kalimantan Timur 3 sampel, Sulawesi Selatan 2 sampel.

Selanjutnya masing-masing 1 sampel dari Jambi, Papua Barat, NTB, Bengkulu, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Tenggara, Maluku, Sumatera Barat, dan Bangka Belitung.

Berdasarkan data resmi WHO per tanggal 18 Februari 2020 jumlah orang yang terinfeksi sebanyak 73.332 kasus di 26 negara secara global. Total kematian yang terjadi di China sebanyak 1870 orang dan tiga orang di luar China.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
4 hari lalu

Gempa Hari Ini Guncang Kuta Selatan Bali, Cek Magnitudo dan Pusatnya

6 hari lalu

Tak Terima Ditampar, Operator Ekskavator Lindas TKA China di Luwu Utara

8 hari lalu

Isak Tangis Sambut Jenazah Angelica Warga Tegal Tewas Dibunuh WN Singapura di Bali

8 hari lalu

Tak Terima Cinta Diputus, WNA Singapura Cekik Pacar hingga Tewas di Denpasar Bali

10 hari lalu

Miris! SD di Gianyar Bali Ini Tak Dapat Satu Pun Murid Baru

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal