Kemenkominfo: Hoaks Korona Lebih Berbahaya Dibandingkan Virusnya

Antara
Direktur Informasi dan Komunikasi Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Kemenkominfo, Wiryanta Muljono. (Foto: Antara)

Wiryanta menyebut, salah satu bentuk kecemasan dan kepanikan yang timbul akibat hoaks mengenai COVID-19 ini soal masyarakat yang berbondong-bondong memburu masker.

Dia menilai, informasi bohong begitu mudah tersebar karena saat ini sekitar 171 juta jiwa penduduk di dunia terkoneksi internet. Sebanyak 90 persen terhubung melalui smartphone.

"Bagi Bali, hoaks soal virus corona bisa berdampak ketakutan orang untuk berkunjung ke Bali. Akibatnya, penerbangan menurun dan hotel-hotel menjadi sepi karena penurunan kunjungan wisatawan," ujarnya.

Terpisah, Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Bali Ida Bagus Agung Ludra mengatakan, perang terhadap hoaks virus korona juga harus dilakukan pelajar Bali.

Sebagai daerah tujuan wisata dunia, Bali mengalami dampak signifikan dari mewabahnya virus asal Wuhan, China itu. 

"Dengan kegiatan ini digelar di Bali ini secara tidak langsung dapat menyatakan bahwa Bali aman untuk dikunjungi. Apalagi ini melibatkan para pelajar," ucapnya.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Sebar Hoaks Mengaku Dibegal, Remaja di Jember Diamankan Polisi

57 tahun lalu

Heboh Teror Pocong di Jember, 3 Remaja Penyebar Hoaks Gunakan AI Ditangkap

57 tahun lalu

Hoaks Video Satu Keluarga Bunuh Diri di Kebumen, Begini Fakta Sebenarnya

57 tahun lalu

Terungkap! Pasien Terpapar Virus Super Flu Meninggal di Bandung Punya Komorbid

57 tahun lalu

10 Warga Jabar Terpapar Virus Super Flu, Terdeteksi sejak Agustus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal