Program Bedah Rumah Pemerintah Sasar 10.300 Rumah di Jakarta Tahun Ini, Cakung Jadi Prioritas
JAKARTA, iNews.id - Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) meningkatkan secara signifikan alokasi Program Bedah Rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Jakarta menjadi 10.300 unit pada 2026. Jumlah tersebut melonjak dibandingkan alokasi pada 2025 yang hanya mencapai 158 unit.
Peningkatan alokasi dilakukan untuk mempercepat penanganan rumah tidak layak huni (RTLH), khususnya di kawasan perkotaan. Menteri PKP Maruarar Sirait mengatakan, dari total 10.300 unit tersebut, sebanyak 10.000 unit dialokasikan untuk wilayah perkotaan dan 300 unit untuk wilayah pesisir.
Rinciannya, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan dan Jakarta Barat masing-masing memperoleh alokasi 2.000 unit. Sementara itu, Kepulauan Seribu mendapatkan alokasi 300 unit.
"Untuk bedah rumah di Jakarta Timur kami pusatkan di Cakung karena saya telah berkoordinasi dengan Gubernur, kalau di Cakung masih banyak RTLH masih kumuh maka kami putuskan untuk bedah rumah di sini agar Cakung semakin menyala," ujar Maruarar di Cakung Timur, Jakarta Timur, Kamis (13/8/2026).
Untuk wilayah Jakarta Timur, sebanyak 1.087 unit RTLH telah melalui proses inventarisasi dan verifikasi. Jumlah tersebut tersebar di 10 kecamatan dan 37 kelurahan dari total alokasi 2.000 unit.