Kenapa Jembatan Jawa Bali Tidak Pernah Dibangun? Mitos Ini Tak Boleh Dilanggar

Reza Yunanto
Arus kendaraan dari Jawa ke Bali dan sebaliknya melalui penyeberangan laut. (Foto: ANTARA)

Ada mitos yang diyakini oleh masyarakat Bali yang tak boleh dilanggar. Mitos itu berkaitan dengan Dang Hyang Sidhimantra dan asal-usul munculnya Selat Bali yang memisahkan Pulau Jawa dan Pulau Bali. Kisah selengkapnya bisa dibaca di sini.

Menurut mitologi masyarakat Bali, pulau Jawa dan Pulau Bali memang harus terpisah oleh laut. Keberadaan Selat Bali adalah filter agar Pulau Bali terhindar dari hal-hal negatif dan pengaruh buruk. 

Alasan lain adalah keyakinan bahwa posisi manusia dan bangunan, dalam hal ini jembatan tidak boleh lebih tinggi dari Padmasana, yaitu tempat sembahyang atau menaruh sesaji.

Jika jembatan Jawa Bali benar-benar dibangun, posisinya tentu akan lebih tinggi dari daratan karena ombak di Selat Bali yang terkenal tinggi. 

Alasan-alasan itulah yang membuat jembatan Jawa Bali tidak pernah terealisasi hingga kini. 

Akses penghubung kedua pulau hanya bisa dilalui melalui udara dan laut, yakni penyeberangan yang menghubungkan Pelabuhan Ketapang di Banyuwangi dengan Pelabuhan Gilimanuk di Jembrana.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, KAI Daop 8 Surabaya Layani 38.000 Penumpang

57 tahun lalu

Gunung Semeru Meletus Siang Ini, Kolom Abu Capai 500 Meter ke Langit

57 tahun lalu

Gunung Semeru Meletus, Abu Vulkanis Menyembur Setinggi 1 Km ke Langit

57 tahun lalu

9 Kampung Nelayan Baru di Pulau Jawa Rampung Dibangun, Ini Sebaran Lokasinya

57 tahun lalu

Polda Kalbar Tegas! 2 WNA China Serang TNI di Ketapang Ditahan, Terancam 10 Tahun Penjara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal