Kisah Mistis Bung Karno, Dipercaya Jelmaan Dewa Wisnu dalam Agama Bali

Miftachul Chusna
Pendirian patung Bung Karno setinggi 14 meter berdiri di Taman Bung Karno (TBK) di Buleleng, Bali. (Foto: Antara)

Di buku itu, Bung Karno berkata, "Setiap kali aku datang ke tempat istirahat yang kecil, yang aku rencanakan dan bangun sendiri di luar Denpasar (Istana Tampaksiring), kedatanganku bagi mereka berarti hujan, bahkan di tengah musim kemarau sekalipun."

"Orang Bali yakin, aku membawa pangestu kepada mereka. Saat terakhir aku terbang ke Bali, mereka sedang mengalami musim kering. Begitu aku mendarat, air tercurah dari langit. Jujur, aku mengucapkan syukur kepada Sang Maha Pencipta, bila turun hujan selama aku tinggal di Tampaksiring," sambung Bung Karno.

Datangnya Bung Karno di Bali seakan menjadi berkah bagi petani Desa Singapadu, Gianyar. Pada pertengahan tahun 1960-an itu, mereka tengah berkumpul di salah satu sawah warga. Ada yang beda di hari itu. Di saat desa masih masuk musim kemarau, mendung menyelimuti seharian.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
13 hari lalu

Gempa Hari Ini Guncang Kuta Selatan Badung Bali, Cek Kekuatan Magnitudonya!

15 hari lalu

Antre BBM Berjam-jam di Jembrana Bali, Sejumlah Warga Pingsan hingga Dilarikan ke RS

20 hari lalu

Mayat Perempuan Ditemukan dalam Kamar Kos di Gianyar, Polisi Turun Tangan

31 hari lalu

Penumpang KMP Cemerlang 55 Diduga Jatuh ke Laut di Gilimanuk, Masih Dicari Tim SAR

1 bulan lalu

Viral Pria Bertudung Mencuri di Sejumlah Bar dan Restoran di Gianyar, Polisi Turun Tangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal