Mengenal Tradisi Lebaran di Bali, Ngejot dan Megibung

Reza Yunanto
Tradisi Lebaran di Bali salah satunya adalah Ngejot, memberi makan kepada tetangga. (Foto: IG @puspita_nagari_)

Tak hanya ada saat Hari Raya Idul Fitri, Ngejot juga ada saat Hari Raya Galungan yang merupakan hari raya keagamaan umat Hindu.

Tradisi Lebaran di Bali berikutnya adalah Megibung.

Megibung adalah makan bersama dalam satu wadah. Tradisi yang berasal dari wilayah Karangasem ini berkembang luas di wilayah Bali lainnya.

Warga Kampung Islam Angantiga di Kabupaten Badung, Bali memiliki tradisi Megibung usai Idul Adha. (Foto: iNews.id/Bagus Alit)

Sama halnya dengan Ngejot, Megibung juga ada saat hari besar keagamaan Hindu seperti Galungan dan Kuningan.

Dalam Megibung, nasi dan lauk pauk diletakkan dalam satu wadah atau nampan yang biasanya beralaskan daun pisang. Sejumlah orang kemudian duduk melingkar dan menghabiskan makanan itu bersama-sama.

Itu dia tradisi Lebaran di Bali yang menggambarkan persaudaraan sekaligus toleransi beragama.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
1 hari lalu

Perempuan Bali Tewas di Pantai Purnama Gianyar, Diduga Jatuh ke Laut saat Ritual Melukat

7 hari lalu

World Encounter Summit 2026 di Bali, Tokoh Dunia Bahas Dampak AI Bagi Kemanusiaan

10 hari lalu

Eks Tentara Rusia Diadili Kasus Racik Narkoba Rp43,8 Miliar di Villa Bali

12 hari lalu

WNA Polandia Hilang di Pantai Tembles Jembrana, Diduga Terseret Arus saat Berenang

12 hari lalu

2 WNI Tewas Kecelakaan di Guyana, Keluarga di Jembrana Tunggu Kepulangan Jenazah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal